ciNt@ ALL4H
Indah nya perintah & larangan alloh
Keindahan Islam yang Berupa Perintah-Perintah :
1. Islam memerintahkan kita agar bertauhid secara murni (beribadah hanya kepada Alloh saja, tidak kepada yang lain-Nya), ber’aqidah yang benar sesuai dengan pemahaman para Shohabat dapat membawa kepada ketenteraman hati. ‘Aqidah yang diajarkan islam dapat menjadikan mulia, menampakkan harga diri dan memberikan kelezatan iman.
2. Islam memerintahkan agar berbakti kepada kedua orang tua, menghubungkan silaturahmi dan menghormati tetangga.
3. Islam mengajarkan agar berbuat dan berupaya untuk memenuhi dan membantu kebutuhan-kebutuhan kaum Muslimin dan meringankan beban-beban kesengsaraan mereka.
4. Islam menganjurkan terlebih dahulu memberi ucapan salam kepada setiap muslim yang kita jumpai dan menolong kaum Muslimin.
5. Islam menganjurkan agar menjenguk orang-orang sakit, mengantar jenazah, berziarah kubur dan mendo’akan sesama kaum Muslimin.
Rasulullah bersabda:
“Hak seorang muslaim atas muslim yang lain ada enam.”(Para Shabat bertanya),”Apa ya Rosululloh?”Belia bersabda: “(1) Apabila engkau berjumpa dengannya, maka ucapkanlah salam, (2) bila ia mengundangmu, maka penuhilah undangannya, (3) bila ia meminta nasihat, maka nasihatilah, (4) bila ia bersin lalu mengucapkan tahmid (Alhamdulillah), maka do’akanlah (dengan ucapan: ‘yarhamukalloh’), (5) bila ia sakit, maka jenguklah ia, (6) dan bila ia wafat, maka iringilah jenazahnya.” [2]
6. Islam menyuruh agar berlaku adil kepada orang lain dan mencintai apa yang ia dicintai mereka sebagaimana kita mencintai diri sendiri.
“Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” [QS.Al-Maaidah: 8]
7. Islam menyuruh berikhtiar mencari rizki, menjaga kehormatan diri dan mengangkatnya dari posisi-posisi kehinaan dan kelemahan.
Dalam mencari rizki seorang hendaknya berikhtiar terlebih dahulu, baru kemudian bertawakkal (menggantungkan harapan)hanya kepada Alloh, sebagai mana yang diperintahkan Rosululloh:
“Seandainya kalian bertawakkal kepada Alloh dengan sungguh-sunguh, maka sungguh kalian akan diberikan rizki oleh Alloh sebaimana Dia memberikan kepada burung. Pagi hari ia keluar dalam keadaaan kosong perutnya, kemudian disore hari dalam keadaan kenyang.” [3]
8. Islam mengajarkan sifat amanah (dipercaya), tepat janji, baik sangka (huznuzhon), tidak tergesa-gesa dalam segala perkara dan berlomba dalam melakukan kebajikan.
Keindahan Islam yang Berupa Larangan-larangan
Di antara keindahan islam adalah larangan-larangan yang memperingatkan seorang muslim agar tidak terjerumus kedalam keburukan dan ancaman keras atas akibat buruk dari perbuatan tercela itu. Diantara larangan islam itu adalah:
1. Islam melarang syirik, yaitu menyekutukan Alloh dengan sesuatu.
Allah berfirman:
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” [QS. An-Nisaa: 48]
2. Islam melarang kekafiran , kefasikan, sedurhakaan, dan menuruti kehendak hawa nafsu.
3. Islam melarang bid’ah (mengadakan suatu ibadah yang baru dalam agama).
4. Islam melarang takabur, dengki, ujub (bangga diri), hasad, mencela dan memaki orang lain dan menganggu tetangga.
5. Islam melarang perbuatan menggunjing (ghibah), yaitu membicarakan keburukan orang lain dan mengandu domba (namimah) yaitu mengadakan provokasi diantara sesama untuk menimbulkankerusakn dan kekacauan.
6. Islam melarang banyak bicara yang tidak berguna, menyebar luaskan rahasia orang lain, memperolok-olok dan menganggap remeh orang lain.
7. Islam juga melarang perbuatan memaki, mengutuk, mencela dan ungkapan-ungkapan buruk dan memanggil orang lain dengan panggilan-panggilan buruk
Alloh berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat. (10) Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim. (11) Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Suka kah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” [Qs. Al-Hujurot: 10-12]
8. Islam melarang kita banyak berdebat, bertengkar, percandaan hina yang dapat membawa kepada kejahatan dan meremehkan orang lain.
9. Islam melarang pengkhianatan, perbuatan makar, ingkar janji, fitnah yang dapat menyebabkan orang lain berada dalam ketidakpastiaan.
10. Islam melarang seorang anak durhaka kepada kedua orang tuanya, memutus hubungan silaturahmi dengan sanak kerabat famili terdekat.
11. Islam melarang perbuatan memata-matai, mencari-cari kesalahan orang lain.
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.” [QS. Al-Hujurot: 12]
12. Islam melarang perbuatan bertato, mengerik bulu wajah, mencukur alis, menyambung rambut, pakaian tidak menutup aurat.
Rasulullah bersabda:
“Alloh melaknat wanita yang bertato, wanita yang meminta di tato, wanita yang mengerik ulu wajah, wanita yang mencukur bulu alis matanya dan wanita yang mengikir giginya supaya tampak cantik, mereka telah mengubah ciptaan Alloh.” [4]
Dalam riwayat lain, Rasulullah melaknat wanita yang menyambung rambut dan minta di sambung rambutnya. [5]
Rasulullah bersabda:
“Ada dua golongan penduduk Neraka, yang belum pernah aku lihat keduanya, yaitu suatu kauanyang memegang cemeti seperti ekor sapi untuk mencambuk manusia dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, ia berjalan berlenggak lenggok dan kepalanya di condongkan seperti punuk unta yang condong. Mereka tidak akan masuk Syurga dan tidak akan mencium aroma Syurga, padahal sesungguhnya aroma Syurga itu tercium sejauh perjalanan begini dan begini.” [6]
13. Islam melarang minuman keras (khomr), mengkonsumsi atau memperjual belikan narkoba dan perjudiaan.
Alloh berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. (90) “Sesungguhnya setan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” [QS. Al-Maa-idah: 90-91]
14. Islam melarang promosi palsu dan dusta, curang dalam takaran dan timbangan, mengunakan harta kekayaan dalam hal yang di haramkan
Alloh berfirman:
“Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, (1) (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, (2) dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.” [QS. Al-Muthoffifin: 1-3]
15. Islam melarang perbuatan saling menjauhiantara satu dengan yang lain, saling bermusuhan , acuh tak acuh dan melarang seorang muslim tidak menegur saudaranya seagama lebih dari tiga hari.
16. Islam melarang onani, perzinahan, homoseks, lesbian dan membunuh jiwa yang diharomkan Alloh. Alloh berfirman:
“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, (5) “kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.” (6) Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.” [QS.Ql-Mu’minun: 5-7]
17. Islam melarang kita menerima uang sogokan atau menyogok orang lain. Dalam sebuah hadist ‘Abdulloh bin ‘Amr:
“Rosululloh melaknat orang yang menyuap dan orang menerima suap.” [7]
Demikian ulasan singkat tentang perintah-perintah islam dan larangannya yang menunjukkan tentang keindahan Islam.
Dikutip dari buku Prinsip-prinsip Dasar Islam karya Al Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Penerbit; Pustaka At-Taqwa.
————————–
Footnote:
1. Lihat ath-Thariq ilal Islam oleh Syaikh Muhammad bin Ibrohim al-Hamd
2. HR. Muslim (no.2162 (5)) dari Shahabat Abu Hurairoh
3. HR. At-Timidzi (no. 2344), Ahmad (I/30),Ibnu Majah (no. 4164),. At-timizi berkata.”Hadist ini hasan shahih.” dishahihkan pula oleh al-Hakim (IV/318) dari Shahabat ‘Umar i nal-Khaththob, lafadz ini milik Ahmad
4. HR. Al-Bukhori (no. 4886, 5931, 5948) dan Muslim (no. 2125) dari Shabat ‘Abdulloh in mas’ud. Lihat keterangan lengkapnya dalam adabuz Zifaf (hal 202-203).
5. HR. Al-Bukhori (no.5947) dan muslim (no. 2124) dari Shabat Ibnu ‘Umar
6. HR. Muslim (no. 2128), dari sahabat Abu Hurairoh
7. HR. Abu Daud (no. 3580), at-Tirmizi (no. 1337) dan ia berkata: “hadist Hasan Shohih.”

